APAKAH MANUSIA BERBUAT KARENA DIPAKSA ATAUKAH PILIHAN SENDIRI?
Soal:
Semoga Allah membalasmu dengan yang lebih baik. Penanya adalah Muhammad dari Makkah al-Mukarramah. Dia bertanya, "Apakah manusia berbuat karena musayyar (dipaksa) ataukah mukhayyar (atas pilihaya sendiri?)"
Jawaban:
Aku katakan kepadanya, "Ketika engkau menulis pertanyaan pada kertas ini, apakah engkau melakukaya atas pilihanmu ataukah ada seseorang yang memaksamu?
Saya memastikan bahwa engkau akan menjawab, , "Aku melakukaya atas kehendakku."
Tetapi ketahuilah bahwa Allah-lah yang telah menciptakan pada manusia adanya kehendak.
Allah menyiapkan dua perkara yang dengan itu terjadi perbuatan mereka.- Kehendak, yang dengaya seseorang berkehendak.
- Kemampuan, yang dengaya seseorang memiliki kekuatan.
Yang telah menciptakan kehendak dan kemampuan pada seseorang adalah Allah 'azza wajalla.
Adapun perkatan "musayyar" atau "mukhayyar" adalah istilah baru, yang aku tidak mengetahui ungkapan ini ada di kalangan pendahulu umat ini.
Atas dasar itu aku katakan bahwa manusia diberi pulihan untuk berbuat dengan kehendaknya. Sedangkan pilihan dan kehendak seseorang adalah ciptaan Allah 'azza wajalla.
Sumber: Silsilah Fatawa Nur 'ala Darb, Syaikh Ibnu Utsaimin, kaset no. 362.
هل الإنسان مخير أم مسير؟
السؤال:
جزاك الله خيراً فضيلة الشيخ. السائل محمد من مكة المكرمة يقول: هل الإنسان مسير أم مخير؟
الجواب:
المصدر: سلسلة فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم
العقيدة > الإيمان بالقدر
رابط المقطع الصوتي
http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/Lw_362_08.mp3