❓Soal:rnApa kadar yang dinilai cukup untuk dipelajari dan diilmui oleh seorang muslim pada kehidupan dunia ini?
? Jawaban al-'Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullahu Ta'ala:
Ilmu terbagi menjadi dua:
1⃣ ilmu dharuri (yang bersifat darurat), dengaya agama seorang manusia menjadi lurus. Ilmu ini berupa akidah, shalat, zakat, puasa, dan haji. Ini harus dia pelajari. Setiap muslim mempelajari lima rukun Islam ini. Mempelajari, memahami makna-maknanya, dan mengamalkaya. Ilmu ini dipaparkan dan dijelaskan dalam kitab-kitab yang ringkas. Walhamdulillah.
✔️Tidak ada permasalahan untuk menghafalkan dan mengulang-ulanginya. Karena itu adalah kitab-kitab yang ringkas dan mudah. Tidak ada kelapangan bagi seorang muslim melainkan mempelajari kelima rukun Islam tersebut.
2⃣ Adapun lebih dari itu berupa ilmu warisan, jual beli, hukum, hukum² pernikahan, dan lain sebagainya, ini adalah fardhu kifayah. Jika telah ada orang yang mencukupi untuk menegakkaya, tidak ada dosa bagi yang laiya.
⚡️Namun jika semua meninggalkaya, mereka semua berdosa. Harus ada orang yang menengakkaya sehingga dia menjadi rujukan bagi kaum muslimin pada perkara² yang mereka butuhkan tersebut.
?Adapun yang pertama, maka itu adalah fardhu ain bagi setiap muslim.
---------------
السؤال:
ما المقدار المجزئ من الفقه والعلم للمسلم أن يتعلمه في هذه الحياة؟